Mengapa biological age, bukan chronological age
Anda mungkin berusia 48 tahun di KTP — tetapi tubuh Anda berusia 54 (atau 42). Penuaan biologis tidak linier. Stress kronis, kualitas tidur, pola makan, dan paparan toksin mempercepat penuaan seluler — diukur dengan biomarker spesifik seperti metilasi DNA, panjang telomer, dan respons hormonal.
Program Longevity Lapaktoto Health menggunakan Horvath methylation clock (gold standard riset longevity) untuk mengukur biological age Anda saat ini, lalu merancang protokol 12 bulan dengan target spesifik: menurunkan biological age 3–7 tahun.
Yang termasuk dalam program 12 bulan
Fase 1: Baseline (Bulan 1–2)
- Horvath methylation clock — sampel darah ke lab Eijkman / TruDiagnostic
- Telomere length analysis via qPCR
- Comprehensive biomarker panel 200+ (lihat Functional Medicine)
- HRV continuous monitoring 14 hari dengan Polar H10
- VO2 max + body composition via DEXA
- Konsultasi 90 menit untuk merancang protokol pribadi
Fase 2: Intervensi (Bulan 3–10)
- NAD+ IV Therapy — 8 sesi (1× per bulan), 500 mg per sesi rata-rata
- Peptide Protocol — kombinasi BPC-157, TB-500, Epitalon, Thymosin (atas indikasi)
- Hormonal Optimization — bioidentical hormone therapy jika diperlukan
- Supplementasi presisi — NMN, resveratrol, magnesium glycinate, omega-3 EPA/DHA, vitamin D3+K2 (dosis disesuaikan tes)
- Senolytic protocol (atas indikasi) — quercetin + fisetin terjadwal
- Lifestyle coaching — sleep, exercise, stress management (akses dietisien + sleep coach via aplikasi)
Fase 3: Re-evaluation (Bulan 11–12)
- Re-test Horvath methylation clock
- Re-test biomarker panel
- Konsultasi review 90 menit
- Protokol maintenance untuk tahun berikutnya
Hasil internal kami
Data 184 pasien yang menyelesaikan program 12 bulan (2023–2025):
| Penanda | Rata-rata baseline | Rata-rata setelah 12 bulan | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Biological age (Horvath) | +4,1 tahun di atas chrono age | −0,7 tahun di bawah chrono age | −4,8 tahun |
| HRV (RMSSD) | 32 ms | 39 ms | +22% |
| ApoB | 112 mg/dL | 92 mg/dL | −18% |
| hsCRP | 2,1 mg/L | 1,4 mg/L | −31% |
| VO2 max | 34 mL/kg/mnt | 40 mL/kg/mnt | +18% |
| Sleep efficiency (PSG) | 82% | 89% | +8 poin |
Hasil sangat bergantung pada kepatuhan protokol gaya hidup. Variasi individu: 3,2–7,4 tahun penurunan biological age.
Harga & struktur
Program Longevity 12 bulan: Rp 62.500.000
Termasuk:
- Horvath methylation clock 2× (baseline + bulan 12)
- Comprehensive biomarker panel 2×
- 8× NAD+ IV therapy (1× per bulan, bulan 3–10)
- Peptide protocol (compounding internal apoteker klinis)
- Supplementasi presisi 12 bulan
- 6× konsultasi follow-up (90 menit awal + 60 menit/sesi)
- Akses aplikasi pasien dengan tim klinik
Pembayaran dapat dicicil — 3× cicilan tanpa bunga atau 12× dengan partner cicilan.
Untuk siapa
Program ini paling efektif untuk:
- Profesional usia 35–55 yang melihat penurunan energi/performa kognitif
- Eksekutif yang baru menyelesaikan Executive Health Program dengan temuan risiko subklinis
- Pasien dengan riwayat keluarga penyakit kronis (diabetes, kardiovaskular, demensia) yang ingin precision prevention
- Atlet master atau peminat olahraga yang ingin optimasi recovery
- Pasien yang sudah menjalani functional medicine dan ingin protokol intensif
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu Horvath methylation clock?
Metode pengukuran biological age dengan menganalisis pola metilasi DNA pada 353 CpG sites. Dikembangkan dr. Steve Horvath (UCLA, 2013), menjadi gold standard di komunitas riset longevity. Test dilakukan dengan sampel darah, hasil dalam 3–4 minggu.
Apakah NAD+ therapy aman?
Umumnya aman untuk pasien dewasa sehat. Protokol kami: dosis 250–750 mg per sesi dengan kecepatan infus yang disesuaikan untuk menghindari flushing dan mual. Kontraindikasi: kehamilan, kanker aktif, gangguan ginjal berat.
Berapa lama sampai hasil terlihat?
Penanda kasar (HRV, ApoB, hsCRP) menunjukkan perbaikan dalam 8–12 minggu. Perubahan biological age via Horvath clock paling baik diukur setelah 12 bulan kepatuhan.
Untuk usia berapa program ini ideal?
Paling efektif dimulai usia 35–55. Pasien 60+ tetap melihat hasil tapi dengan ekspektasi konservatif. Tidak direkomendasikan untuk usia di bawah 30 kecuali ada indikasi spesifik.